Bencana Alam Bertubi-tubi, Kini Tol Cipali Longsor Sepanjang 30 Meter

Bencana Alam, Kecelakaan, Lingkungan4,499 kali dilihat

KARAWANG CENTER – Ruas jalan Tol Cipali amblas sepanjang 30 meter di kilometer 122.400, wilayah Subang, Jawa Barat. Seluruh badan jalan mulai dari bahu jalan, lajur satu, lajur cepat dan bahu dalam terdampak amblas dengan kedalaman paling dalam mencapai satu meter.

Menurut Presiden Direktur Astra Infra Tol Cipali Firdaus Ajis mengungkapkan jalan amblas berawal dari bahu jalan. Namun, kata dia, kondisinya semakin meluas hingga akhirnya seluruh badan jalan terdampak.

Baca Juga :  Kasus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) Menyebar di 15 Kecamatan, Karawang Kehabisan Obat

“Kami mohon maaf atas bencana ini, kita sebut bencana karena sebelumnya tidak ada indikasi akan seperti ini. Untuk langkah awal kami akan bangun jalur ke tiga, sementara untuk arah Cirebon menuju Jakarta,” ucap Firdaus saat ditemui di lokasi, Selasa (09/02/2021).

Firdaus juga menyebutkan target pembangunan jalan sementara itu selesai dalam tiga hari ke depan. Sehingga kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta dapat menggunakan jalur itu.

Baca Juga :  Warga Desa Mulyasari Ciampel Karawang Keluhkan Pembakaran Limbah Busa Dekat Citarum

“Untuk perbaikan jalan tadi Kakorlantas menyebutkan 20 hari, tapi kami berharap bisa lebih cepat. Jadi selama 20 hari ke depan pengguna jalan akan tersendat karena akan ada perbaikan, prioritas kami supaya jalan bisa dilintasi,” katanya.

Sementara Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono meninjau langsung ke lokasi jalan amblas di Tol Cipali. Ia menyebutkan target memperpendek jalur contraflow dari semula sembilan kilometer menjadi satu kilometer.

Baca Juga :  Banjir Rob Terjang 2 Desa di Karawang, Jalan Terbelah dan Tanggul Rusak

“Jadi tadi sudah melakukan komunikasi dengan pihak PUPR, dan pengelola tol. Target hari ini akan memperpendek jalur contraflow untuk mengurai kepadatan. Jadi mulai dari Kilometer 123 sampai Kilometer 122,” ujarnya. (mso/mso)


Penting! Himbauan Covid-19

KC Ad

Artikel Terkait

Jangan ketinggalan berita ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Feed Berita