Cerita Para Pencari Wangsit di Makam Raden Anom Wirasuta Karawang

Hiburan & Intermezo, Religi4,366 kali dilihat

KARAWANG CENTER – Makam bukan hanya menjadi tempat bersemayam jasad manusia, beberapa makam yang disebut keramat juga diyakini menyimpan berbagai cerita misteri, bahkan jadi tujuan para peziarah sebagai salah satu bentuk ikhtiar mencapai sesuatu yang diinginkannya.

Di Karawang terdapat sebuah makam yang sakral, makam tersebut merupakan makam Raden Anom Wirasuta, yang merupakan Bupati kedua Kabupaten Karawang. Makam tersebut beralamat di Dusun Bojongmanggu, Desa Cintawargi, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang.

Sesepuh Bojongmanggu Ustaz Adom Domiri mengatakan, makam tersebut kerap dikunjungi peziarah di waktu-waktu tertentu. Seperti halnya bulan Maulid atau mulud, dan bulan Rajab dalam sistem penanggalan Jawa.

Baca Juga :  Ngeri! Bill Gates Prediksi Dua Bencana Ancam Jutaan Manusia

“Biasanya banyak yang ziarah itu antara bulan Mulud atau Rajab, bahkan ada juga yang menginap atau bermukim di makam tersebut,” ucap Adom saat ditemui di Makam Raden Anom Wirasuta, Kamis (6/10/2022).

Ia menuturkan, peziarah yang bermukim itu merupakan orang yang sedang menunggu wangsit (pesan) atau amanat ghaib, yang diyakini para peziarah.

“Jadi proses ziarah disini bukan hanya berdoa, atau bertawasul, ada juga orang yang tirakat membawa perbekalan menunggu wangsit untuk menginap disini,” kata dia.

Baca Juga :  Wacana Serius Jawa Barat Berganti Nama Jadi Provinsi Sunda

Lamanya orang menginap untuk menunggu wangsit itu bervariatif, ada yang sepekan, belasan hari. Bahkan terkadang mencapai 40 hari.

“Wangsit itu datangnya kan gak tentu yah, biasanya wangsit datang melalui mimpi, nanti di mimpi itu orang diperintahkan atau diberi pesan untuk melakukan ini, atau mendatangi seseorang. Nah, lamanya waktu bertirakat itu kadang ada yang seminggu, bahkan ada yang mencapai 40 hari, mereka tak akan pulang sebelum datang wangsit,” ujar Adom.

Baca Juga :  Heboh! Rumah Megah Crazy Rich Karawang, Lantai Lapis Marmer Rp 6 Miliar

Kebanyakan dari peziarah, kata Adom datang dengan tujuan yang berbeda, namun kebanyakan diantara mereka para calon pejabat, yang bertujuan ingin terpilih menjadi pejabat.

“Kalau diibaratkan sekolah, tempat ziarah itu juga punya jurusan. Mereka yang datang ke sini kebanyakan yang berniat mencalonkan diri sebagai pejabat, seperti calon Kepala desa, caleg, bahkan calon kepala daerah. Tapi ada juga yang memang bertujuan ingin memperlancar usahanya,” pungkasnya. (yum/yum)

PenulisSumber
https://www.detik.com/jabar/budaya/d-6334869/cerita-para-pencari-wangsit-di-makam-raden-anom-wirasuta-karawang
Detik Jabar

Penting! Himbauan Covid-19

KC Ad

Artikel Terkait

Jangan ketinggalan berita ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Feed Berita