Bayi 18 Bulan di Batujaya Tenggelam di Sungai Ditemukan 10 Meter dari Rumahnya

Kecelakaan, Sosial1,310 kali dilihat

KARAWANG CENTER – Seorang bayi yang masih berusia 18 bulan terjatuh dan tenggelam di sungai irigasi. Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis (12/11/2020).

Kejadian itu terjadi bermula saat bayi tersebut lepas dari pengawasan orangtuanya. Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seorang bayi yang tenggelam di Sungai Irigasi, Karawang.

Bank BJB KPR

Korban berinisial H berusia 1 tahun 6 bulan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (13/11/2020). Kepala SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan korban ditemukan sejauh 10 meter dari rumah korban.

Baca Juga :  Geliat ‘Bisnis Lendir’ di Tengah Pandemi, PSK Karawang Jajakan Diri Lewat Medsos

Korban ditemukan Jumat sore pukul 17.30 WIB dan selanjutnya dievakuasi serta diserahkan ke keluarga korban. “Dengan ditemukannya korban maka unsur yang terlibat kami kembalikan ke kesatuannya masing-masing dan kami usulkan penutupan operasi SAR,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pencarian seorang bayi berusia 1 tahun 6 bulan yang terjatuh dan tenggelam di aliran Sungai Irigasi, Desa/Kecamatan Batujaya, Karawang, Kamis.

Baca Juga :  Pria Pamer Kelamin-Onani di Karawang Ditangkap!

Tim SAR gabungan pun mencoba melakukan pencarian sejak malam kemarin hingga sore ini dengan menyisir menggunakan LCR sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian awal.

“Hari ini kami mulai mencari sejak pukul 08.00 WIB. Namun, sayang korban masih belum ditemukan,” kata Kepala SAR Bandung, Deden Ridwansah.

Berdasarkan penuturan sang ayah, kata Deden, korban baru saja dapat berjalan dan terakhir kali sang ayah melihatnya berada di kamar dengan dia.

Baca Juga :  Serah terima rehabilitasi SDN Wadas 3 Kecamatan Telukjambe Timur, dari PKBL Perum Peruri

Saat sang ayah sejenak meninggalkan anaknya untuk berwudu, tiba-tiba anaknya sudah tak ada.

“Ya kata ayahnya, ada sekitar 1 menit ia meninggalkan anaknya untuk wudu. Tapi, dia terkejut saat melihat anaknya sudah enggak ada di tempat terakhir saat bersamanya,” kata Deden. (Muhamad Nandri Prilatama)

Artikel Terkait

Jangan ketinggalan berita ini!

Tinggalkan Balasan