Candi Tertua di Jawa Tetap Kokoh Berdiri di Batujaya, Karawang

Sejarah, Wisata610 kali dilihat

KARAWANG CENTER – Mungkin bagi sebagian orang menilai bahwa Karawang tidak memiliki destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi. Namun, siapa sangka ternyata di tengah kawasan industri itu ada destinasi wisata sejarah yang tak banyak diketahui wisatawan.

Karawang ternyata memiliki sebuah peninggalan kuno berupa candi. Bernama Candi Batujaya, tempat wisata ini terletak di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya dan Desa Telagajaya, Kecamatan Pakisjaya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Dilansir dari laman resmi Perpustakaan Nasional, candi ini disebut sebagai candi tertua di Jawa melebihi usia Candi Borobudur di Magelang. Candi Batujaya dibangun pada masa Kerajaan Tarumanegara yang sudah ada sejak abad ke-5 hingga ke-6 Masehi.
Candi Tertua di Jawa Tetap Kokoh Berdiri di Batujaya, Karawang
Candi Tertua di Jawa Tetap Kokoh Berdiri di Batujaya, Karawang
Secara mengejutkan, pada tahun 1994 ditemukan kompleks percandian di daerah persawahan penduduk yang tersebar di beberapa titik di dua desa. Tepatnya, di daerah Desa Segaran, Kecamatan Batujaya dan Desa Telagajaya, Kecamatan Pakisjaya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Hingga tahun 1997, di dalam komplek percandian Batujaya tersebar 24 situs candi yang diperkirakan mencapai 5 km persegi.
Menariknya, semua bangunan candi menghadap ke arah yang sama, yaitu 50 derajat dari arah utara. Area situ Batujaya memang seolah-olah tampak menyatu dengan persawahan warga. Selain itu, lokasinya juga tidak jauh dari garis pantai utara Jawa Barat atau Pantai Ujung Kota Karawang.
Candi Jiwa berada di tengah areal persawahan. Namun, di sekelilingnya sudah dibangun taman yang membuat pemandangan lebih eksotis dan cantik. Tak jauh dari area situ Candi Batujaya, ada sebuah museum benda-benda peninggalan yang ditemukan di sekitar candi.
Di dalam museum yang sekilas mirip Masjid Demak ini, pengunjung bisa menyaksikan sendiri peralatan dan artefak kuno, seperti gerabah, arca, manik-manik, lempengan besi, dan masih banyak lagi. Bahkan ada sebuah kerangka manusia yang dulunya ditemukan dekat Candi Blandongan dan hingga kini kerangka tersebut masih diteliti dengan bantuan beberapa instansi.
***

Artikel Terkait

Jangan ketinggalan berita ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Feed Berita